Bajawa is my life

Secara geografi, hampir sebagian besar wilayah atau daerah Kabupaten Ngada sangat cocok untuk bercocok tanam. Keadaan inilah yang membuat sebagian besar penduduk Ngada adalah petani. Pilihan menjadi menjadi petani oleh mayoritas masyarakat Ngada, selain dilatarbelakangi oleh alasan geografis daerah tempat tinggal, juga disebabkan oleh karena belum adanya alternatif lain untuk dijadikan sebagai mata pencaharian hidup. Menjadi petani juga karena melanjutkan warisan orang tua yang adalah petani karena Faktor sulitnya melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi juga menjadikan mereka melanjutkan profesi petani dari orang tua mereka.

Sebagai petani tradisional yang bergantung pada iklim dan musim, ada banyak nilai-nilai kehidupan dan kebersamaan yang kemudian menjadi adat, kebiasaan, atau tradisi turun-temuruan. Termasuk di dalamnya adalah aneka upacara adat yang menyertai semua proses pertanian mulai dari menyiapkan lahan sampai pada panen. Salah satu nilai kebersamaan yang diwariskan secara turun-temurun adalah semangat gotong-royong mulai dari pembersihan lahan pertanian sampai dengan panen. Semuanya dilakukan bersama-sama orang sekampung secara bergiliran, sehingga para janda pun bisa mengerjakan tanah pertanian mereka dan bisa menikmati hasilnya seperti keluarga-kelurga yang lengkap lainnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s